Senin, 07 Mei 2018

Bismillah, Assalamu'alaikum wr wb.
Salam santun, sukses selamanya,
http://ebmoney.site/1020507853963/
Hasilkan uang dengan bekerja dari rumah ... Penghasilan Anda secara praktis tidak terbatas dan bergantung pada waktu yang Anda habiskan di depan PC Anda.

Bekerja rata-rata 3-5 jam sehari, Anda bisa mendapatkan bayaran mulai dari 50 $ hingga 300 $ atau lebih banyak lagi ke akun Anda. Jadi, apa yang menghentikan Anda ... tidak perlu investasi. Mulailah Menghasilkan dan mewujudkan impian dan harapan Anda menjadi kenyataan
Bismillah, 
Saya telah bergabung dengan 'Viewfruit', Saya dan teman teman menulis kehidupan harian kita di dalam blog, berbagi suasana pengalaman hati masing masing: Waktu Luang, kami berbuat survei dan survei bisa member kita bisa mendapatkan uang. Mari bergabung sama kami, Asyik loh! http://id.viewfruit.com/Index/register/inviteid/MzAyNzU6VEdRTjdFVFBIQkgxNjZHTThSV04=.html
Berbisnis melalui afiliasi blog,
https://account.ratakan.com/aff/go/wawan61?i=1759

Minggu, 06 Mei 2018

Bismillah, Cv Darul Kutubil Islamiyah, menyediakan buku-buku Keislaman bermutu, untuk informasi silakan bisa menghubungi: hp/wa. 085268240487 - 08161313458, PayPal a/n: bamdha@gmail.com

Rabu, 18 Mei 2016

10 Penyebab 2 Juta Muslim Menjadi Murtad Setiap Tahun di Indonesia, adalah Kegagalan Ustad/Ustadzah Oportunies

Berdasarkan temuan yang dilansir oleh sumber yang akurat, Irjen Pol (Pur) Anton Tabah seorang tokoh pemerhati, aktivis, kolumnis/penulis terkenal dan pernah menjadi ajudan presiden Soeharto (sumber) bahwa Jumlah umat muslim di Indonesia sekarang (tahun 2016) sebanyak 73% mengalami penurunan bertahap dari tahun ke tahun sejak 1950 yang pada saat itu berjumlah 99% dan Indonesia terkenal sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Bila pada masa lampau pemurtadan di indonesia cenderung karena faktor ekonomi, menyasar masyarakat miskin, namun sekarang yang terjadi adalah umat Islam yang telah berpendidikan baik memilih menjadi murtad. Menyikapi hal ini penulis berpendapat masyarakat perlu memandang dengan cermat dan merupakan koreksi yang tajam kepada para mubaligh bahwa yang dilakukan selama ini adalah keliru dan perlu penyadaran dengan kondisi yang ada. Namun juga tergantung dengan musimnya, toh keyakinan memeluk agama di Indonesia adalah hak dasar setiap orang yang dilindungi negara. Suatu saat Islam kembali menjadi baik oleh perilaku pemimpin dan umatnya, maka akan kembali ramai yang masuk Islam. Tapi disayangkan apabila keberhasilan indeks demokrasi di Indonesia pengukuran hanya berdasar jumlah mayoritas dan minoritas, maka ketika agama masuk ke ranah politik, persoalan bangsa kita tidak akan pernah selesai. Perlu digaris bawahi apabila keberhasilan tujuan dakwah Islam adalah kalkulasi jumlah umatnya, maka bisa dikatakan sedang terjadi kemunduran Islam di Indonesia.